Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah
Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah
Abad Khilafah - Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa situs Seword merupakan situs yang memproduksi hoax. Dia menyebut, Seword merupakan sampah peradaban, maka layak ditutup.

“Kelompok seperti Seword ini produksi hoax, bagi saya situs semacam Seword ini sampah peradaban,” kata Dahnil di Sukoharjo, seperti dikutip Panjimas, Rabu (4/10) kemarin.

Menurut Dahnil, pemerintah sedang mempertontonkan ketidakadilan hukum. Padahal, pemerintah adalah pemegang dan pelaksana kebijakan hukum. Untuk itu, lanjutnya, pihak istana harus mengambil tindakan tegas terhadap maraknya situs sampah semacam Seword.

“Kalau tidak pernah ditindak secara hukum, siapa pemegang hukum terhadap itu kan pemerintah. Masyarakat kan menudingnya ke pemerintah. Jika Istana tidak mau dituding melindungi Seword, maka harus ditindak secara hukum,” tegasnya.

Dahnil pun menyayangkan aparat hukum yang bertindak pilih tebang terhadap penegakan hukum. Menurutnya, kasus-kasus yang mengkritisi pemerintah cepat sekali diproses, sementara kasus yang menguntungkan pemerintah meski melanggar hukum seperti tak tersentuh.

“Coba kita lihat Viktor (politikus partai Nasdem), sampai hari ini nggak dituntaskan tuh. Ini ketidakadilan, telanjang sekali ditunjukkan. Terkait Ahok kita juga nggak tahu dia dipenjara dimana. Jadi pemerintah sedang menghina nalar publik,” tukasnya.

Kembali ke soal Seword, Dahnil mendesak situs Seword segera ditutup dan semua pihak yang terlibat dengan situs tersebut harus ditangkap. Dia pun sepakat bahwa siapapun pembuat hoax harus ditangkap.

“Kita sepakat yang memproduksi hoax ditangkap, yang merugikan pemerintah ditangkap, yang menguntungkan pemerintah kalau selama memproduksi hoax dan fitnah. Tangkap! Itu yang disebut keadilan hukum,” pungkasnya. (*/ls)

Post a Comment