Museum G30S/PKI yang terletak di sekitar Lubang Buaya
Museum G30S/PKI yang terletak di sekitar Lubang Buaya
Abad Khilafah ~ Menjelang tanggal 30 September, publik meminta film pengkhianatan G30S/PKI diputar. Tak ketinggalan, warganet juga mengimbau hal serupa dengan membuat hastag #NobarFilmG30SPKI. Dengan adanya pemutaran film tersebut, mereka berharap dapat mengingatkan masyarakat tentang sejarah kelam PKI.

Sejumlah netizen terlihat menulis postingan dengan menyertakan hastag yang menempati urutan trending topic nomor tiga di Twitter pada Jum’at (22/09) tersebut.

“Kalo ada ormas yg pro dan kontra tentang #NobarFilmG30SPKI biarkan saja. Biarkan ormas menggonggong. Generasi muda hrs tau sejarah bangsa,” tulis Dinoraandrian

Selain itu akun @Utama Jauhari mengingatkan agar tidak beranggapan bahwa PKI sebagai korban, sebaiknya nonton sejarah pengkhianatan PKI.

“Yg bilang PKI adalah korban, itu bohong.Biar ga dibohongin mulu makanya nobar #NobarFilmG30SPKI,” cuitnya.

Komentar sama juga diungkapkan oleh Akbar yang mendukung adanya pemutaran film pengkhianatan PKI agar menumbuhkan semangat juang.

“Ayo kita #NobarFilmG30SPKI untuk menumbuhkan semangat juang kita ! komunisme tidak boleh hidup di negara ideologi PANCASILA ! ,” tulisnya.

Kemudian ada juga postingan dari Auliahasan yang mengatakan bahwa pengkhianat bangsa itu harus diingat agar tidak ada pengulangan sejarah kelam.

“Sudah seharusnya penghianat bangsa itu harus terus diingat agar tdk menjadi teman dan ada pengulangan sejarah kelam #NobarFilmG30SPKI,” tulisnya.

Untuk diketahui, pemutaran film pengkhianatan G30SPKI ini sudah dimulai di beberapa tempat di Indonesia. Salah satunya di Lapangan Gatot Soebroto, Cijantung pada Rabu 20 September 2017 yang diadakan oleh Kopassus bersama masyarakat setempat.

Reporter: Furqon Amrullah, Editor: M. Rudy (Kiblat.Net)

Post a Comment